Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Daftar Hotel Budget Bertarif Murah di Lampung, Berikut Alamat dan Nomor Telepon

Daftar Hotel Budget Bertarif Murah di Lampung, Berikut Alamat dan Nomor Telepon 


TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Anda sedang mencari hotel bertarif murah di Lampung? Berikut daftar hotel murah di provinsi paling tenggara Pulau Sumatera ini.
Daftar Hotel Budget Bertarif Murah di Lampung



1. HOTEL ARINAS **
Jln. Raden Intan No. 35 Bandar Lampung 35111 - Indonesia
Telp. (0721)266778 (Hunting), Fax.(0721)258645 Capacity: 60 rooms

2. GRAND ELTY KRAKATOA at Krakatoa Nirwana Resort ***

Jln. Trans Sumatera KM 45 Merak Belantung, Kalianda, Lampung
Telp. (0727) 322900, 7006333, Fax. (0727) 322323, Capacity 76 rooms

3. HOTEL GRANDE (Melati III)
Jalan Raden Intan No. 132 Bandar Lampung
Telp. (0721)265242, Fax.(0721)264820

4. HOTEL POP!

Jalan Wolter Monginsidi No. 56, Lampung 35214, Indonesia
Telp: +62 721 241742

5. HOTEL NUSANTARA
Jl. Soekarno Hatta No.50 Bandar Lampung
Telp.(0721)781555 Fax.(0721)709995, Capacity: 144 rooms
website : kata bijak motivasi

6. HOTEL NUSA INDAH (Melati III)

Jl. Raden Intan No.132 Bandar Lampung
Telp. (0721) 265242 Fax. (0721) 264820, Capacity: 33 rooms
7. HOTEL KURNIA PERDANA (Melati III)

Jl. Raden Intan NO.114 Bandar Lampung
Telp. (0721) 262030 Fax. (0721) 262924, Capacity: 25 rooms

8. HOTEL ANDALAS (Melati III)

Jl. Raden Intan No.89 Bandar Lampung
Telp. (0721) 263432 Fax. (0721)261481, Capacity: 30 rooms

9. HOTEL KURNIA DUA (Melati III)

Jl. Raden Intan No.75 BDL
Telp. (0721) 252905, Capacity: 59 rooms

10. HOTEL INNA EIGHT
website : kata cinta bahasa inggris


Jl. Ikan Hiu No. 1, Teluk Betung, Lampung, Indonesia
Telp +62 721 477888

11. HARION HOSTEL SYARIAH

Jalan Pulau Batam 8 No. 5, Kel. Way Halim, Kec. Sukarame, Lampung, Indonesia

Telp +62 721 8014455


Rabu, 20 Agustus 2014

PBR Buka Peluang ke 8 Besar

PBR Buka Peluang ke 8 Besar TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pelatih Pelita Bandung Raya (PBR) tersenyum puas setelah timnya berhasil menumbangkan Persik Kediri dengan skor 3 - 2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) putaran II wilayah barat di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (20/8).

Persik unggul lebih dulu melalui gol Fariz Aditama dengan memanfaatkan skema serangan balik di menit ke-7. Namun, selang 3 menit, striker PBR TA Musafry berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-10.

www.bushealth.com PBR berhasil membalikkan keadaan dengan terciptanya gol kedua PBR yang diciptakan bek PBR M Chairul Rivan di menit 41. Di babak kedua, PBR menambah keunggulan dengan terciptanya gol dari Diaz Angga Putra di menit 49 melalui tendangan dari luar kotak penalti yang gagal diamankan kiper Persik, Tedi Heri Setiawan.

Di menit 86, Persik memperkecil kedudukan menjadi 3-2 setelah striker mereka dijegal di area penalti oleh bek PBR Nova Arianto. Gelandang Persik Ngon A Mamoun Guy Bertrand yang ditunjuk algojo penalti, berhasil menyarangkan bola di gawang PBR yang dijaga Denis Romanov.

Selama jalannya laga, PBR mendominasi serangan dan menciptakan banyak peluang meski Persik bermain sedikit tertutup. Dominasi permainan PBR, ditanggapi dengan skema serangan balik Persik yang meski berhasil menembus area pertahanan, namun barisan pertahanan PBR selalu sigap menggagalkan skema serangan balik Persik.

Di babak kedua, Persik mulai bermain terbuka dengan melakukan penetrasi-penetrasi serangan. Kecerobohan bek PBR sedikitnya 5 kali berujung dengan pelanggaran yang menghasilkan tendangan bebas bagi Persik di area luar kotak penalti.

Di babak kedua ini, intensitas serangan PBR tidak sederas di babak pertama. PBR mulai memainkan tempo pertandingan karena telah unggul. Meski begitu, PBR masih menciptakan peluang-peluang membahayakan melalui TA Musafri dan Bambang Pamungkas.
Hingga akhir laga, PBR berhasil keluar sebagai pemenang.
Dengan hasil ini, PBR tetap berada di posisi 5 dengan raihan 26 poin dan menjaga jarak dengan Sriwijaya FC di urutan 6 dengan 23 poin. Dejan Antonic bersyukur timnya bisa memenangkan laga melawan Persik Kediri dengan skor 3-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (20/8).

"Thanks God atas tiga poin. Kemenangan ini penting di tengah laga yang berlangsung sangat berat karena kami baru datang dari Jakarta beberapa hari sebelumnya," kata Dejan usai laga.
Pertandingan ini menurutnya sangat berat karena para pemain masih berduka atas kemenangan yang sirna saat melawan Persija.

"Kami masih merasa sakit dan pertandingan kali ini kami tengah mencoba sembuh dari pertandingan saat melawan Persija. Makanya kami bersyukur bisa menang," ujarnya.

Di babak kedua, tensi permainan PBR menurun. Tidak seberingas di babak pertama. "Ya, kondisi kami sedang tidak maksimal kali ini. Tapi sekarang kami menyisakan tiga hari untuk recovery sebelum kami melawan Persijap," kata dia.

Dengan hasil ini, PBR membuka peluang untuk bisa lolos 8 besar.
"Kemenangan ini sangat penting bagi kami agar lolos 8 besar meski itu sangat berat," kata dia.

Ceramah Islam Menurutnya, absennya Kim Kurniawan sangat berpengaruh besar atas performa tim. "Ya sangat berpengaruh. Aliran bola dari tengah tidak secepat biasanya. Gelandang tengah kami di laga ini bertipikal destroyer. Tapi di laga selanjutnya saya bersyukur Kim bisa kembali bermain," kata dia.

Di kubu lawan, asisten pelatih Persik Kediri Musikan mengatakan awalnya timnya optimistis bisa mencuri poin saat bertandang melawan Pelita Bandung Raya. "Keoptimisan kami terbukti dengan bisa cetak gol lebih dulu melalui Fariz Aditama," ujar Musikan.

Namun, trengginasnya permainan PBR, justru membalikkan keadaan. Awalnya menyamakan kedudukan kemudian berakhir dengan gol tambahan dari PBR melalui Diaz Angga Putra.

"Keoptimisan kami bisa curi poin di PBR sirna setelah PBR bisa samakan kedudukan dan membalikkan keadaan," ujarnya.
Hadiah penalti dari wasit di laga itu untuk Persik memperkecil kedudukan. Namun hingga wasit meniup peluit babak kedua, Persik tidak bisa menyamakan kedudukan.

"Hadiah penalti itu membawa angin segar karena kami memperkecil kedudukan. Tapi hasil akhir tetap tiga poin untuk PBR," ujarnya.

Sabtu, 05 April 2014

Polda Metro Jaya Tilang 666 Motor

Polda Metro Jaya Tilang 666 Motor - Jakarta - Polda Metro Jaya menilang ratusan kendaraan bermotor selama masa kampanye, mulai tanggal 16 Maret sampai 5 April 2014. Mereka adalah simpatisan partai yang tak tertib berlalu lintas. Mulai dari tak memakai helm sampai tak membawa SIM.

"Jumlah tilang 666 dengan barang bukti berupa SIM 182, STNK 470. Kendaraan yang ditahan roda dua 14 unit dan teguran 44," kata Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono, Sabtu (5/4/2014).

Hindarsono merinci, jenis kendaraan yang ditilang yakni sepeda motor 650, pick up 13, dan angkot 3. Penilangan dilakukan dari kampanye seluruh partai politik.

Private Seo Lampung Masa kampanye jelang Pileg 9 April sudah berakhir terhitung pukul 00.00 WIB, Sabtu (5/4). Memasuki masa tenang, parpol dan calegnya diharuskan mencopot segala macam atribut dan alat peraga kampanye yang masih terpasang.

Kamis, 20 Maret 2014

Penembakan AKBP Pamudji Terekam CCTV

Penembakan AKBP Pamudji Terekam CCTV, TEMPO.CO, Jakarta - Penembakan terhadap Kepala Pelayanan Detasemen Markas (Denma) Kepolisian Daerah Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Pamudji yang dilakukan oleh anak buah Pamudji, Brigadir Susanto, terekam kamera closed-circuit television (CCTV) di lokasi kejadian.

"Adanya rekaman CCTV itu sangat menguntungkan kami karena bisa mempermudah penyelidikan,” kata Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Dwi Prayitno ketika ditemui di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Maret 2014.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi, diduga Susanto melakukan penembakan tersinggung setelah ditegur keras oleh Pamudji. Teguran itu dilontarkan karena Susanto tidak menggunakan pakaian dinas saat menjalankan tugas piket.

http://blogbarucoy.blogspot.com/2014/02/raih-mimpimu-bersama-komunitas-blogger.html Pamudji tewas ditembak oleh Susanto pada Selasa malam, 18 Maret 2014. Menurut seorang saksi, Pamudji, yang baru enam bulan menjabat Denma Polda Metro Jaya, sempat cekcok dengan Susanto sebelum terjadi penembakan. (baca: Pemicu Penembakan Pamudji Diduga Cekcok Ini )

Ihwal jabatan Kepala Pelayanan Denma Polda Metro Jaya setelah ditinggaalkan oleh Pamudji, Dwi mengatakan Polda Metro Jaya sedang mencari pengganti yang tepat.